Pages

Thursday, June 27, 2013

Dasar-dasar Survey Terestris dalam Konstruksi Struktur


Survey merupakan salah satu bidang dalam ilmu Geodesi yang seringkali menjadi dasar dalam kurikulum perkuliahan. Dimulai dari Ilmu Ukur Tanah yang mempelajari dasar-dasar pengukuran elevasi dan posisi, dilanjutkan dengan pemetaan digital lebih canggih (sekaligus praktis) menggunakan Total Station, dan pada akhirnya ditutup dengan konsep satelit menggunakan GPS. Semua terintegrasi dalam sebuah koneksi akademis yang pada akhirnya mampu memberikan konsep pemetaan terestris secara komprehensif kepada para calon surveyor.

Saturday, May 11, 2013

Surveying: Not Only Modelling, But Also Applying


Survey terestris banyak diterapkan dalam bidang-bidang seperti konstruksi atau pertambangan. Selain untuk memetakan wilayah yang disurvei (atau lebih mudah kita sebut modelling, survey terestris juga dapat berupa mengaplikasikan gambar rencana ke dunia nyata. Di sini kita akan mengambil sampel konstruksi. Memang memodelkan lapangan itu memang perlu, tapi hanya di bagian depan proyek saja, yaitu untuk membuat peta detail (situasi) beserta konturnya untuk perencanaan awal. Selebihnya dari gambar-gambar yang sudah direncanakan oleh arsitek, seorang geodet harus mampu mengaplikasikannya dengan tepat ke lapangan.

Saturday, May 4, 2013

We Always Have Teacher


Kenshin Himura. Seorang samurai yang kehebatannya terkenal seantero negeri. Menjadi pembantai nomor satu sebelum era Restorasi Meiji yang tidak terkalahkan. Kekuatannya sangat disegani, bahkan setelah ia memutuskan untuk menggunakan sakabato dan bertekad tidak akan membunuh lagi. Sebagai pewaris terakhir aliran Hitenmitsurugi yang sangat melegenda, ia menjadi sasaran banyak pendekar. Bukan karena dendam, melainkan karena membunuh seorang Battosai akan menjadi “prestasi” tersendiri dalam seni mengayunkan pedang di zaman itu.

Monday, April 29, 2013

Penentuan Posisi di Atas Permukaan Bumi



Dalam dunia pemetaan ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan seperti jarak, arah, sudut, elevasi, beda tinggi, koordinat, dan gaya berat. Korelasinya –pada umumnya– jarak dan sudut menentukan posisi suatu titik terhadap titik lainnya yang direpresentasikan dalam sebuah sistem koordinat. Dengan kata lain ketiga aspek itu (jarak, sudut, dan koordinat) adalah sebuah parameter posisi yang merupakan faktor penting dalam peta. Sedangkan elevasi dan beda tinggi adalah aspek terkait tinggi titik pada permukaan bumi terhadap bidang nol yang direpresentasikan menggunakan MSL (Mean Sea Level).

Friday, April 26, 2013

Start from Bottom, Jauhi Gengsi Demi Hidup Bergengsi


Lho sampeyan ki lulusan S1? Kok gelem dadi surveyor?
Bukan sebuah rahasia jika titel dan pekerjaan adalah dua sosok paling bergengsi di Indonesia. Biasanya dua sosok itu merupakan sebuah korelasi linear yang mendeskripsikan bargaining position seseorang di mata sosial. Bentuk konkretnya bisa berupa jabatan, pakaian, atau teknis pekerjaan. Tak perlu dideskripsikan secara detail, setiap masyarakat Indonesia akan memahami rangkaian kalimat di atas dengan sangat jelas.