Jika
kita menyebutkan kata GIS (Geographic
Information System) atau dalam bahasa Indonesia disebut SIG (Sistem
Informasi Geografis) kebanyakan orang sama sekali tidak tahu artinya. Padahal
bisa jadi mereka pernah menggunakannya, namun tidak menyadari bahwa yang mereka
lakukan adalah mengoperasikan SIG. Ingin tahu buktinya? Sebagian besar orang
pasti pernah menggunakan Google Map atau Google Earth. Anda tentu pernah
menandai suatu lokasi dengan simbol tertentu lalu memasukkan informasi di
dalamnya (misalnya nama tempat tersebut). Ketika orang lain membuka peta yang
sama, maka ia dapat melihat data-data yang Anda masukkan. Tidak sadarkah Anda bahwa
itu adalah sebuah operasi SIG yang paling sederhana?
Friday, December 14, 2012
Thursday, December 13, 2012
Selamat Ulang Tahun ke-4, Geodesi 2008
Foto ulang tahun ke-3 di kampus, 13 Desember 2011
Tepat
empat tahun yang lalu, kawan. Mungkin sekitar jam enam pagi. Kita semua melalui proses yang sama sekali tidak mudah untuk anak semuda itu –rata-rata
berumur 18 tahun. Memang, tak ada proses yang lebih tepat untuk mengompakkan
sejumlah orang selain dengan memberikan penderitaan yang menjadikan mereka
senasib sepenanggungan. Dan kita sudah melewati itu semua. Terlihat jelas raut
muka sangat puas dari kita semua, angkatan 2008, ketika Mas Didi Sangaji dari
angkatan 2005 mengatakan kita layak untuk dilantik dan menjadi bagian dari
keluarga besar Teknik Geodesi UNDIP sebagai anak bungsu.
Friday, November 30, 2012
Membuat Poligon dengan Referensi Google Earth
Meski
jarang diajarkan di perkuliahan, Google Earth maupun Google Map menjadi salah
satu alternatif menarik dalam dunia pemetaan. Bahkan dunia profesional yang
bergerak di bidang mapping sering
menggunakan Google Earth dan Google Map sebagai referensi. Salah satu referensi
itu adalah untuk menentukan Area of
Interest (AOI) dari citra yang akan dipesan.
Wednesday, November 28, 2012
Memotong (Cropping) Citra Menggunakan ER Mapper
Seringkali
kita butuh untuk mengambil area tertentu saja dari citra satelit yang tersedia.
Untuk itu, kita perlu melakukan pemotongan (cropping)
citra sesuai luasan yang kita butuhkan. Untuk memotong citra kita dapat
menggunakan ER Mapper. Langkah-langkah cropping
citra dapat dijelaskan sebagai berikut:
Thursday, November 1, 2012
Penjelasan Penentuan Arah Kiblat secara Sederhana
Artikel
perhitungan arah kiblat sebenarnya sudah pernah saya posting di blog ini. Hanya
saja, di sini saya ingin lebih menjelaskan lebih detail sekaligus memberikan
gambaran secara lebih visual mengenai penentuan arah kiblat berbasis koordinat di atas permukaan bumi. Secara sederhana, perhitungan arah kiblat
menggunakan prinsip segitiga bola dengan variabel koordinat Ka’bah, kutub
utara, dan lokasi yang akan ditentukan arah kiblatnya. Berikut visualisasi
segitiga bola tersebut dalam Google Earth.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Labels
- Alternatif Kuliah (2)
- Aplikasi Keilmuan (15)
- Motivasi (42)
- Teori (17)
- Tips dan Tutorial (55)




