Pages

Saturday, December 27, 2014

BIG, Tempat Dimana Kuliah, Praktikum, dan Organisasi Diterapkan dalam Satu Waktu


Ketika mahasiswa baru memasuki sebuah fase kehidupan bernama dunia perkuliahan, ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan terkait perbedaan signifikan dengan dunia SMA. Salah satunya adalah manajemen dan kemandirian untuk mengatur dirinya sendiri dalam membagi segala kegiatan yang bersifat akademis dan organisasi –bagi yang berminat. Dunia akademis untuk jurusan-jurusan teknik bahkan diklasifikasikan menjadi dua sifat (menurut saya pribadi), yaitu dunia kuliah itu sendiri yang berupa pembelajaran di kelas dan bersifat teoritis, serta pelatihan bersifat praktek dan terapan yang diimplementasikan dalam praktikum.

Friday, September 19, 2014

Menulis Ilmiah, Mudah tapi Tak Mudah



Menulis. Sebuah kegiatan yang mudah, tapi susah. Mudah, bahkan anak SD sudah tahu bagaimana caranya menulis. Susah? Inilah sebuah parameter yang relatif. Kata ‘susah’ di sini lebih sering dikaitkan dengan bagaimana menulis sebuah rangkaian kalimat yang baik. Sebuah struktur kalimat yang memiliki kekuatan makna yang dalam dan dipadukan dengan nilai estetika kalimat yang indah, sehingga menjadi sebuah kolaborasi cantik yang menghasilkan pengaruh yang luar biasa.

Sunday, May 4, 2014

Seleksi Atribut di ArcGIS Berdasarkan Kelipatan



Untuk keperluan tertentu, terkadang kita harus melakukan seleksi atribut (select by attributes) berdasarkan angka kelipatan tertentu pada tabel atribut tersebut. Misalnya, ketika akan melakukan generalisasi dari skala 1:25.000 (dengan interval kontur 12,5 m) menjadi 1:50.000 (dengan interval kontur 25 m), tentu kita perlu melakukan seleksi kontur dengan salah satu kelipatan tersebut. Atau ketika kita akan melakukan simbolisasi terhadap kontur mayor dan kontur minor, sudah pasti kita perlu melakukan seleksi terhadap kontur dengan kelipatan yang dimaksud.

Sunday, March 30, 2014

Proses Kartografi Unsur Jembatan pada Peta RBI

Kartografi jembatan cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Prinsipnya, point yang direpresentasikan sebagai jembatan harus orientasinya harus searah dengan unsur jalan dimana jembatan itu berada. Berikut tahap-tahap yang harus dilakukan dalam kartografi jembatan pada peta RBI.

Proses Kartografi Unsur Sungai pada Peta RBI

Toponim sungai merupakan bagian yang cukup penting dalam proses kartografi. Hal itu karena toponim sungai akan menentukan aliran sebuah sungai yang menghubungkan sungai di tiap Nomor Lembar Peta (NLP). Penamaan sungai ini juga harus memperhatikan kaidah topografi, tak berbeda dengan unsur-unsur lainnya.

Proses Kartografi Unsur Kontur pada Peta RBI


Proses kartografi meliputi simbolisasi sesuai dengan jenis kontur (apakah kontur index atau kontur selang). Proses itu dapat Anda lakukan dengan langkah-langkah yang dibahas di artikel ini. Artikel ini hanya membahas bagaimana proses kartografi kontur terkait kaitannya dengan proses labeling. Berikut tahap-tahapnya.

Representasi Simbol Peta RBI Menggunakan ArcGIS

 
Unsur-unsur yang ditampilkan pada peta RBI adalah spesifik untuk masing-masing unsur, dan memiliki kode yang unik. Skala peta menentukan kelengkapan unsur-unsur yang ditampilkan, misalnya kantor desa tidak akan muncul pada peta dengan skala 1:50.000. Simbolisasi unsur di peta RBI di Badan Informasi Geospasial (BIG) biasanya dilakukan dengan software ArcGIS.

Saturday, February 8, 2014

‘One Map Policy’, Sebuah Harmonisasi Multi Disiplin Ilmu


Undang-undang No. 4 Tahun 2011 atau lebih kita kenal dengan Undang-undang Informasi Geospasial (UUIG) adalah sebuah kemajuan yang sangat signifikan di dunia pemetaan. Dengan disahkannya undang-undang tersebut menandai sebuah perubahan radikal pada fungsi Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) yang pada akhirnya bertransformasi menjadi Badan Informasi Geospasial (BIG). Perubahan nama itu menjadi awal dari sebuah amanah yang jauh lebih besar, yaitu menjadi center dari seluruh kegiatan pemetaan yang dilakukan di Indonesia. Tak hanya mengkoordinir, BIG berfungsi lebih sebagai pedoman dalam semua kegiatan pemetaan negeri ini, yang bertugas memastikan bahwa semua peta yang ada di semua instansi pemerintah sudah terintegrasi dengan baik atau konsepnya dinamakan One Map Policy (Kebijakan Satu Peta).

Orientasi CPNS BIG 2013: Negeri Ini Masih Punya Harapan!


Mungkin kau masih menutup mata. Atau membuka mata hanya pada hal-hal yang tidak kau inginkan. Memang, banyak yang tidak mencintai negeri ini, mereka yang lebih berpikir bagaimana membahagiakan dirinya sendiri dengan menyengsarakan hidup rakyat yang sudah memberinya banyak hal. Memberi secara tak langsung tentu saja, atau lebih sederhananya dapat kau sebut ‘amanah’. Negeri ini telah kehilangan mereka yang mencintainya, sang idealis yang berpikir bagaimana Merah Putih dapat berkibar di mata masyarakat dunia.

UUIG, Bentuk Perjuangan Luar Biasa oleh Para Ahli Geospasial


Undang-undang No. 4 tahun 2011 atau yang lebih populer dengan Undang-undang Informasi Geospasial (UUIG) merupakan bentuk kemajuan yang sangat signifikan di bidang geospasial. Konsep one map yang menjadi keterbutuhan yang sangat mendesak demi menciptakan sebuah harmonisasi pembangunan di segala sektor menjadi tujuan paling utama dari terciptanya undang-undang ini. Realisasinya, dibutuhkan satu badan khusus yang menangani informasi geospasial dasar yang menjadi kerangka utama dari pemetaan yang dilakukan oleh instansi apapun di Indonesia, sekaligus melakukan integrasi informasi geospasial tematik serta melakukan pemetaan tematik yang belum dilakukan oleh instansi lain yang ada di negeri ini. Dari sanalah terbentuk Badan Informasi Geospasial (BIG) yang merupakan transformasi dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), yang pada akhirnya menanggung beban utama dalam kegiatan pemetaan di Indonesia.

Tuesday, January 7, 2014

Tahap Seleksi CPNS Badan Informasi Geospasial (BIG)


Pada dasarnya tahapan-tahapan seleksi CPNS di berbagai instansi hampir identik. Kalaupun ada perbedaan, paling hanya pada sebatas dokumen-dokumen yang harus dikumpulkan pada seleksi administrasi. Sisanya hampir mirip, atau paling tidak tes-tes yang menjadi dasar utama dalam proses rekruitmen tidak akan jauh berbeda.